HOW SPAMMED ARE YOU?, Definisi, pengaruhnya terhadap  perusahaan dan menghadang email spam.
Hubungi Kami :

P : 021-70428075
M : 08170121105
E : training@emailpreneur.com  
DAFTAR PERUSAHAAN YG PERNAH
IKUT PELATIHAN EMAIL :
PT Kereta Api Indonesia
Majalah Swa
PT MGM Group
Mangga Dua Square
Action Coach Surabaya
JAC Recruitment
PT Data Indo
Maestro Wisata
PT Wahana Kendali Mutu
PT Plasmedia
PT Panorama Tours
PT Loka Datamas Indah
.. dll

SPONSOR:

Souvenir karet rubber

mau order topi promosi?

butuh jasa interpreter ?

Anda mau sumbang artikel? Maka kami akan cantumkan profil Anda serta link ke web Anda.

Email saja ke victor.

[ DAFTAR ARTIKEL]

HOW SPAMMING : DEFINISI - PENGARUHNYA - MENGHADANGNYA?

Berapa email yang Anda terima setiap hari Senin kalau Anda tidak buka di hari Sabtu dan Minggu? 25, 50, 100, atau 150? Pasti Anda bisa menerima kurang atau lebih dari jumlah itu, apalagi kalau hari Jumat Anda tidak sempat buka email karena ada urusan kerja di luar kantor.

Bagi kebanyakan dari kita semua yang sering melibatkan email dalam urusan komunikasi internal maupun eksternal, maka tak heran inbox Anda pasti sering kebanjiran email yang tidak diundang, khususnya apabila Anda tidak menggunakan filter spamming di dalam mail servernya.

Contohnya misalnya sewaktu saya periksa email yang tidak diundang (unsolicited emails) yang masuk ke mail server saya yang telah dipasang filter spamming otomatis antara suatu periode dari tanggal 8 Mei hingga 10 Mei 2004 (mulai jumat sore sampai senin pagi), saya mendapati bahwa ada begitu banyak junks emails yang masuk namun berhasil disaring di mail server :

Dari tanggal 8 Mei hingga 10 Mei 2004
Banyaknya email yang tersaring oleh filter spamming 203
Jumlah junk emails 131
Jumlah email yang sudah dibersihkan 25

Seperti yang Anda lihat data di atas, email-email yang berasal dari para pelaku spammers berjumlah lebih dari 2/3 yang memenuhi inbox saya. Bayangkan bila tidak dihadang oleh filter spamming! Maka ini pasti akan menyita waktu saya untuk memilah milahnya.

Kategori Email Sp@mming

Rupanya rata-rata email spamming yang masuk ke inbox adalah email yang memberikan penawaran “produk-produk kesehatan” yang notabene adalah obat-obatan seperti Viagra, Xanax, atau pil-pil diet. Mengapa karena jenis spamming dengan isi penawaran email seperti itu mendapat banyak respons dari resipien dan merupakan sektor bisnis yang paling menguntungkan bagi para spammer.

Penawaran lewat email spamming di atas yang berisi produk-produk kesehatan memang masih di dominasi oleh para spammer dari luar negeri, sedangkan di Indonesia para spammer lebih banyak menawarkan program-program sejenis money game dan mlm entah hasil produksi kreativitas anak bangsa maupun produk-produk mlm atau money game yang berbasis afiliasi dari luar negeri.

Selain itu email spamming yang menawarkan produk-produk yang menghasilkan keuntungan berbasis konsep viral. Rupanya karena penawarannya terlalu menjanjikan keuntungan uang yang muluk-muluk tanpa melibatkan kerja keras dan inovasi, maka banyak dari kaum muda Indonesia terpengaruh oleh hasrat “ingin menjadi cepat kaya”.

Selain itu isi dari aktivitas spamming di Indonesia juga termasuk penawaran produk atau jasa mulai dari pinjaman bank, dan agen-agen pemasaran free lance untuk kartu kredit dan dari pihak penyelenggara seminar-seminar.

Kategori spamming yang menjanjikan “cepat kaya” lewat program berbasis viral, dalam bentuk money game atau MLM ini menyumbang sekitar 72,3% dalam inbox saya untuk kategori email spamming yang berasal dari Indonesia, sedangkan secara keseluruhan email spamming yang masuk dari luar negeri, 41% adalah email spamming yang menawarkan obat-obat seperti Viagra, Xanax, serta obat untuk alat vital dan pil diet lainnya.


Hal ini popular dan lebih menguntungkan karena memang kurangnya kendali perundang-undangan, sehingga banyak orang juga sekarang khususnya di luar Indonesia yang menggunakan internet untuk membeli obat-obat jenis di atas karena lebih murah dan mudah didapat lewat jalur yang cepat. Saya heran juga mengapa mereka tidak terpikir bahwa umumnya obat-obat jenis itu sering kali di bawah standar, atau tidak legal dan berasal dari negeri-negeri di Eropa Timur atau Turki.


Kategori lain kedua yang popular dari email spamming setelah obat-obatan juga termasuk produk-produk keuangan seperti pinjaman, pegadaian dan sejenisnya dan ini menyumbang sekitar 37,8% dari email spammer yang saya cek masuk ke mail server saya. Tetapi kategori jenis ini di Indonesia menempati urutan ketiga setelah kategori produk-produk atau jasa yang dijual langsung termasuk yang menjual seminar-seminar dan pelatihan di jabotabek.

Sedangkan email spamming yang berbau pornografi sekitar 5% dari email yang masuk di bulan Mei ketika saya evaluasi. Mengapa email yang berbau pornografi lebih sedikit dibandingkan bulan-bulan sebelumnya? Karena ini ada hubungannya dengan musim tutup buku.

Pengaruhnya Terhadap Perusahaan

Jelas aktivitas email yang tidak diinginkan ini sangat mempengaruhi setiap karyawan yang memiliki email dan akibatnya adalah kurangnya produktivitas setiap tahunnya. Dan jelas para spammer telah memenangi perang terhadap kendali dari inbox resipien.

Menariknya dalam laporan yang diterbitkan oleh Nucleus Research bahwa penerapan undang-undang Anti Spam, CAN-SPAM Act dan diterapkannya teknologi untuk menghadang pesan-pesan email komersial yang tidak diinginkan tetap menyebabkan masih lolosnya email spamming ini sehingga mengakibatkan turunnya produktivitas karyawan. Biaya investasi yang tersangkut belum seberapa ditambah dengan biaya yang telah dikeluarkan untuk staf TI, perangkat lunak dan keras terkait, juga bandwidth yang mampet karena aktivitas spamming sehingga menimbulkan dampak yang kurang diharapkan dalam bentuk perceived brand yang dirasakan oleh pihak pelanggan terhadap customer service.

Bayangkan dibandingkan 10 bulan yang lalu, kita menerima dua kali email spam lebih banyak. Artinya kalau dulu kita biasa menerima 13 email spam, dan sekarang kita menerima lebih kurang rata-rata 29 email spam.

Kesimpulannya dari pengaruh spamming ini terhadap suatu organisasi dan individu adalah :

• Berkurangnya produktivitas kerja per karyawan per tahun berkisar 1.4% hingga 3.1% hingga awal tahun 2004
• Rata-rata karyawan menerima email kalau diprediksi dan dijumlahkan tahun ini bisa mencapai 7500 email spam, bandingkan jumlah ini hanya 3500 di tahun 2003!
• Perusahaan yang menggunakan filter spamming ternyata hanya mampu menghadang 20% dari semua email yang masuk diprediksi di tahun 2004 ini, sedangkan 26% di tahun 2003.

Menghadang Spamming – Perlukah?

Lembaga yang sama memprediksi bahwa menurunnya produktivitas kerja hingga USD 200 – USD 2000 per tahun untuk setiap karyawan di kebanyakan perusahaan yang sudah terbiasa menggunakan email namun tidak dilengkapi oleh teknologi filtering.

Karena pertumbuhan yang eksponensial dari aktivitas spamming ini, maka keefektifan dari teknologi filtering ini menjadi kelihatannya berkurang. Namun jelas perusahaan yang menerapkan teknologi filtering menerima email spamming 20% lebih kurang dibandingkan perusahaan yang tidak menggunakan email spamming.

Bila Anda bekerja di suatu perusahaan, maka tanggung jawab perusahaan untuk berinvestasi di teknologi filtering, namun kalau Anda seorang professional yang independen, maka perlu rogoh kantong sendiri. Kalau begitu pasti Anda membutuhkan filter penghadang spamming?

Lewat situs pencari, saya tampilkan hasil dari 4 filter spamming yang dapat Anda download sendiri. Empat di antaranya adalah :

1. Email removed 3.0 -
http://eremover.bizhosting.com/contents/download.htm

2. Mail Washer -
http://www.mailwasher.net

3. SpamWeasel Free -
http://www.mailgate.com/products/spamweas/sw_feat.asp

4. Mail Box Dispatcher -
http://www.anti-spam-tools.com/

Kempat email filter di atas paling tidak memiliki fungsionalitas yang serupa. Namun asyiknya, paling tidak keempat tersebut adalah freeware. Tunggu dulu, yang namanya freeware belum tentu tidak berkualitas.

Filter spamming ini sangat cerdik. Memiliki berbagai rules yang dapat kita setting untuk menentukan kategori tertentu dari suatu email apakah itu spamming atau bukan. Akan tetapi saya pun mendapati bahwa ada beberapa gelintir email yang masuk sebenarnya bukan email junks namun dianggap sebagai email junks.

Dan apabila itu terjadi, maka mudah sekali karena saya tinggal masukkan alamat-alamat email itu ke daftar kategori email yang bukan spamming (exclusion list), sehingga nantinya tidak akan dihadang oleh filter di mail server. Jadi How spammed are you?

 

by: Bob Julius Onggo

[ DAFTAR ARTIKEL]

Copyright @2007 - 2012  EmailPreneur.com  | The EMAIL Institute